Wednesday, October 12, 2005

Sms dari sang kekasih

“Halo cintaku apa kabar?” Ayah, 12 Okt 05, 19.30

Senangnya hati Ibu membaca pesan pendek dari Ayah sore tadi. Akhirnya setelah sejak kemarin Ibu berusaha untuk menghubungi Ayah lewat telepon dan sms, datang juga balasan dari Ayah. Ponsel Ayah rupanya sedang mati dari kemarin karena habis baterenya, dan sepertinya rumah di Johar kosong karena Ayah sedang menginap di kos di Depok. Ah, Ayah, Ibu kan jadi bingung karena tidak segera mendapat balasan dari Ayah.

Alhamdulillah Ody hari ini berjalan dengan baik. Ibu sangat bersyukur dapat mengikuti kuliah hari ini dengan baik pula. Sisa sore ini Ibu habiskan dengan senyuman gembira karena mendapatkan komentar Ayah atas posting “Home” yang Ibu buat. Ayah, selalu ada saja caranya untuk bikin Ibu tersenyum, jutek, bete, gembira, khawatir, dll.

Sayang, masakan rendang Ibu agak gosong di bagian bawah karena terlambat diaduk. Tentu saja, masak koq disambil chatting dan blogging, walahhh…. Sisanya, well fine. Alhamdulillah, Ibu bisa bagi-bagi rendang ke Mirna, seperti biasa dia selalu jadi target uji coba hasil masak Ibu.

Selamat malam Ody dan Ayah Sayang, Ibu mau beres-beres sisa kekacauan hari ini. Semoga Allah SWT berkenan untuk senantiasa mencurahkan rahmat dan hidayahnya untuk keluarga kecil kita. Amin.

Penuh cinta,

Ibu yang sendiri di sini

 

Posted by Odisseus\' Mom in 21:53:59 | Permalink | Comments (1) »

Masak rendang… slurps…

Sambil otak-otik laptop (hehehe… maaf Ody, Ibu bukan lagi belajar, nanti dulu deh ya, Ibu lagi mau cerita dulu ke Ody), Ibu masak rendang di dapur. Masak rendang mah hebohhh… panci, ulekan, talenan semuanya kotor. Dapurnya lumayan besar sih, ada kursi sofanya dan meja makan, satu dapur di asrama Ibu dibagi untuk 5 penghuni. Di sini Ibu berbagi dapur dengan Mirna, Patience, Mavis, dan Atsushi Sano. Pas buka puasa dan makan malam biasanya ramai. Ada yang masaknya ganas (begitu istilah Mirna, dan Ibu sepertinya masuk dalam kategori ini), ada yang masaknya praktis model Mirna dan Atsushi. Sehabis pakai alat-alat masak, harus dibersihkan lagi, supaya saat yang lain mau pakai nggak kotor dan nggak bikin teman ngedumel.

Oya, balik lagi ke rendang, sekarang ini rendang itu masih direbus terus-terusan supaya bumbunya meresap dan airnya habis. Ini sudah ketiga kali Ibu masak rendang di sini. Pertama kali dulu saat uji coba beli daging 3/4 kg, alhamdulillah sukses. Kedua waktu ada acara welcooming party untuk peserta short course Indonesia. Dan sekarang. Biasanya sih agak lama nunggu sampai rendangnya benar-benar matang, resikonya ya Ibu nggak boleh lupa untuk bolak-balik ke dapur jengukin rendang itu.

Agak menyimpang sedikit dari si rendang di dapur, ini ada ada foto-foto sekitar lokasi kamar di mana Ibu tinggal. Ada foto terakhir bersama Haruka dan Ndari sesaat sebelum mereka kembali ke Jepang, hiks…. sedih jadi semakin sepi karena berkurang kehebohan di dapur sejak Ndari dan Haruka pulang ke Jepang awal puasa kemarin. Ada juga foto sepeda yang dengan nekat Ibu beli dari seorang junkies dengan harga hanya 10 Eur, sekarang sih udah nggak diparkir lagi di kamar, sejak dibelikan kunci oleh Bang Qori sepeda Ibu diparkir di tempat semestinya, tapi sekarang Ibu jarang pakai sepeda, sepeda Ibu lebih sering dipinjam Adrian si tukang jalan. Dan yang terakhir pemandangan saat pagi dan malam hari dari kamar Ibu.

Posted by Odisseus\' Mom in 20:22:17 | Permalink | Comments (2)

Kepik Merah Hitam

Assalamu’alaikum wr. wb.

Ody buah hati Ibu apa kabar Nak? Alhamdulillah, Ibu senang dan bersyukur setiap mendengar bahwa Ody baik-baik saja, sudah bisa berdiri, dan insya Allah akan mulai belajar berjalan sebentar lagi, nggak pilih-pilih makanan, belajar makan sendiri, nggak rewel, suka ngisengin orang-orang, wah kayaknya banyak sekali yah yang sudah bisa Ody lakukan.

Beberapa hari ini Ibu tidak berkirim kabar pada Ody. Kemarin malam saat Ibu menutup jendela kamar Ibu, sesuatu ikut masuk ke dalam, Ibu merasakan benar ada sesuatu ikut terbawa masuk ke dalam kamar Ibu. Apa ya? Rasanya ada sesuatu yang hinggap di kepala Ibu tapi setelah dicari tidak ada. Ibu penasaran, karena sesuatu itu sepertinya memiliki bau khas yang tidak pernah Ibu cium sebelumnya.

Akhirnya Ibu berusaha mengabaikan hal itu, dan kembali dengan kesibukan Ibu. Namun, tidak lama dan tidak disengaja, Ibu mengetahui siapa yang ikut terbawa masuk ke dalam kamar Ibu. Tahukah Ody? Ternyata seekor kumbang kepik kecil merah hitam masuk berkunjung ke kamar Ibu. Tanpa sengaja Ibu melihatnya merayap di ponsel Ibu. Wah, ini dia rupanya yang tadi hinggap di kepala Ibu dan menimbulkan aroma khas. Aduh, lucunya, sudah lama Ibu tidak melihat hewan kecil ini. Rasanya sudah lama sekali saat pertama kali dahulu Ibu mengenali hewan ini dan jatuh cinta pada warna sayapnya yang merah mengilat berbintik hitam. Seingat Ibu saat itu Ibu masih di Taman Kanak-kanak ketika pertama kali bertemu si kepik kecil di taman bermain.

Senangnya, di sini bertemu lagi, sebab rasanya di rumah di Jakarta pun Ibu sudah jarang menemukan hewan kecil yang lucu ini. Kebetulan sekali saat Ibu berjalan-jalan ke Blokker di centrum, Ibu melihat hewan kecil ini dalam pose yang imut-imut, dan hehehe… mungkin Ody sudah dapat menebak kelanjutannya…, yup benar Ibu membeli beberapa benda berbentuk kepik yakni gantunga kunci, cantelan foto, dan tempat lilin. Ini dia foto-fotonya, imut-imut yah….

Sebenarnya Ibu ingin bercerita sedikit tentang kumbang kepik ini, namun sayang Ibu tidak mengetahui dengan baik siapa nama sebenarnya dan dari mana dia berasal, apa makanan favoritnya, dan di mana ia tinggal. Okelah, ini jadi satu pe er Ibu untuk bercerita pada Ody di lain waktu tentang si kumbang imut ini.

Wassalamu’alaikum wr. wb. 

Posted by Odisseus\' Mom in 19:43:17 | Permalink | No Comments »