Sms dari sang kekasih
“Halo cintaku apa kabar?” Ayah, 12 Okt 05, 19.30
Senangnya hati Ibu membaca pesan pendek dari Ayah sore tadi. Akhirnya setelah sejak kemarin Ibu berusaha untuk menghubungi Ayah lewat telepon dan sms, datang juga balasan dari Ayah. Ponsel Ayah rupanya sedang mati dari kemarin karena habis baterenya, dan sepertinya rumah di Johar kosong karena Ayah sedang menginap di kos di Depok. Ah, Ayah, Ibu kan jadi bingung karena tidak segera mendapat balasan dari Ayah.
Alhamdulillah Ody hari ini berjalan dengan baik. Ibu sangat bersyukur dapat mengikuti kuliah hari ini dengan baik pula. Sisa sore ini Ibu habiskan dengan senyuman gembira karena mendapatkan komentar Ayah atas posting “Home” yang Ibu buat. Ayah, selalu ada saja caranya untuk bikin Ibu tersenyum, jutek, bete, gembira, khawatir, dll.
Sayang, masakan rendang Ibu agak gosong di bagian bawah karena terlambat diaduk. Tentu saja, masak koq disambil chatting dan blogging, walahhh…. Sisanya, well fine. Alhamdulillah, Ibu bisa bagi-bagi rendang ke Mirna, seperti biasa dia selalu jadi target uji coba hasil masak Ibu.
Selamat malam Ody dan Ayah Sayang, Ibu mau beres-beres sisa kekacauan hari ini. Semoga Allah SWT berkenan untuk senantiasa mencurahkan rahmat dan hidayahnya untuk keluarga kecil kita. Amin.
Penuh cinta,
Ibu yang sendiri di sini








