Friday, December 9, 2005

La Tahzan

1. Cercaan musuh dan umpatan orang-orang yang dengki kepada diri Anda setara dengan nilai diri Anda.  Sebab kini Anda menjadi bahan perbincangan, dan seorang yang penting.

2. Jangan hidup dalam angan angan, tetapi hiduplah  dengan kenyataan.  Dengan hidup dalam angan angan Anda menginginkan dari orang lain apa yang tidak dapat Anda lakukan.  Karena itu jadilah orang yang objektif (dalam melihat kenyataan).

3. Ketahuilah bahwa orang yang menggibah Anda berarti memberi kebaikan-kebaikannya kepada Anda, menghapuskan kesalahan-kesalahan Anda dan menjadikan diri Anda orang yang terkenal.  Tentu saja yang demikian itu adalah nikmat.

4. Tuluskan tauhid Anda untuk Rabb agar hati terbuka. Sejernih mana tauhid Anda dan sebersih mana keikhlasan Anda maka sejernih dan sebersih itu pulalah kebahagiaan Anda.

5. Jadilah sosok pemberani yang berhati teguh dan berjiwa kuat.  Anda memiliki semangat dan tekad.  Jangan sekali-sekali Anda termakan  oleh rumor dan cerita-cerita yang tidak benar. Yakinlah bahwa dunia ini adalah tempat cobaan, ujian, dugaan, dan kesedihan.  Karena itu, terimalah ia apa adanya dan mintalah pertolongan kepada Allah. Belajarlah dari orang-orang yang telah terdahulu - yang pernah dipenjarakan, yang pernah dibunuh, yang pernah diuji dan yang pernah dibuang dan dikeluarkan dari negerinya.Pahala dari semua yang menimpa Anda ada pada Allah, baik itu kesedihan, keresahan, kelaparan, kefakiran, rasa sakit, hutang, dan musibah-musibah yang lain. Ketahuilah bahwa kesulitan itu akan membuka pendengaran, dan penglihatan, menghidupkan hati, mendewasakan jiwa, mengingatkan hamba dan menambah pahala. Jangan menerka-nerka peristiwa, jangan menunggu keburukan, jangan percaya terhadap semua kabar yang tidak jelas, dan jangan menelan mentah-mentah cerita-cerita yang tidak benar.

6. Bacalah secara berulang-ulang La haula wala quwwata illa billahi, karena bacaan ini akan membuat hati menjadi tenteram, memperbaiki keadaan, membuat yang berat menjadi ringan dan membuat Yang Maha Kuasa menjadi ridha.

7. Perbanyaklah membaca istighfar, sebab dengan istighfar akan ada rezki, akan ada jalan keluar,akan ada keluarga, akan ada ilmu yang berguna, akan ada kemudahan, dan akan ada penghapusan dosa.

8. Terimalah bentuk wajah, bakat , pemasukan, dan keluarga dengan kelegaan hati niscaya anda akan mendapatkan ketentraman dan kebahagiaan.

9. Ketahuilah bahwa setelah  kesulitan itu akan ada kemudahan, dan setelah kesulitan itu akan ada jalan keluar.  Ketahuilah bahwa keadaan seseorang itu tidak akan tetap selamanya, hari-hari itu akan senantiasa bergilir.

10. Optimislah, jangan pernah putus asa dan jangan pula menyerah tanpa usaha.  Berbaiksangkalah kepada Rabb. Dan, tunggulah segala kebaikan dan keindahan dari-Nya.

11. Terimalah pilihan ALLAH untuk Anda dengan gembira.  Sebab Anda tidak tahu tentang kemaslahatan.  Boleh jadi kesulitan itu baik dari pada kemudahan.

12. Ujian itu akan mendekatkan jarak antara diri Anda dengan Rabb, akan mengajarkan kepada diri Anda bagaimana berdo’a, dan akan menghilangkan kesombongan, ujub, dan rasa bangga diri dari diri Anda.

13. Jauhilah buruk sangka, buanglah angan-angan, khayalan-khayalan yang merusak, dan pikiran-pikiran yang sakit.

14. Bersyukurlah kepada Rabb atas nikmat agama, akal, kesehatan, penutup aib, pendengaran, penglihatan, rezki, keluarga, serta nikmat-nikmat lainnya.

15. Tidakkah Anda tahu bahwa diantara manusia itu ada yang hilang akalnya, terampas kesehatannya, dipenjarakan, dilumpuhkan, atau ditimpakan bencana?

17. Hiduplah bersama Al-Qur’an, baik dengan cara menghafal, membaca, mendengarkan, atau merenungkannya.  Sebab ini merupakan obat paling mujarab untuk mengusir kesedihan dan kedukaan.

18. Bertawakallah kepada Allah dan serahkan semua perkara kepada-Nya. Terimalah semua ketentuan-Nya dengan sepenuh hati, berlindunglah kepada-Nya, dan bergantunglah kepada-Nya karena sesungguhnya Dia cukup sebagai pelindungmu.

19. Maafkanlah orang yang pernah melakukan kezaliman kepada Anda, sambunglah tali silaturahmi orang yang memutuskan tali silaturahmi dengan Anda, berilah orang yang tidak pernah memberi  kepada Anda, dan bersabarlah terhadap orang yang berbuat jahat kepada Anda niscaya Anda akan memperoleh  rasa bahagia dan aman dalam diri anda.

Tips La Tahzan (Jangan Bersedih) DR. Aidh Al- Qarni. Hal. 486-487. My special thanks to: Mbak Khairina (Nina) di Salamaa yang udah bersusah payah mencari cuplikan ini.

Posted by Odisseus\' Mom in 18:53:29 | Permalink | Comments (1) »

Deep thinking

Have you ever thought about the fact that you did not exist before you were conceived and then born into the world and that you have come into existence from mere nothingness?

Have you ever thought about how the flowers you see in your living room everyday come out of pitch black, muddy soil with fragrant smells and are as colourful as they are?

Have you ever thought about how mosquitoes, which irritatingly fly around you, move their wings so fast that we are unable to see them?

Have you ever thought about how the peels of fruits such as bananas, watermelons, melons and oranges serve as wrappings of high quality, and how the fruits are packed in these wrappings so that they maintain their taste and fragrance?

Have you ever thought about the possibility that while you are asleep a sudden earthquake could raze your home, your office, and your city to the ground and that in a few seconds you could lose everything of the world you possess?

Have you ever thought of how your life passes away very quickly, and that you will grow old and become weak, and slowly lose your beauty, health and strength?

Have you ever thought about how one day you will find the angels of death appointed by Allah before you and that you will then leave this world?

Well, have you ever thought about why people are so attached to a world from which they will soon depart when what they basically need is to strive for the hereafter?

Man is a being whom Allah furnishes with the faculty of thought. Yet, most people do not use this very important faculty as they should. In fact, some people almost never think.

In truth, each person possesses a capacity for thought of which even he himself is unaware. Once man begins to use this capacity, facts he has not been able to realise until that very moment begin to be uncovered for him. The deeper he goes in reflection, the more his capacity to think improves, and this is possible for everyone. One just has to realise that one needs to reflect and then to strive hard.

Someone who does not think will remain totally distant from truths and lead his life in self-deception and error. As a result, he will not grasp the purpose of the creation of the world, and the reason for his existence on the earth. Yet, Allah has created everything with a purpose. This fact is stated in the Qur’an as follows:

We did not create the heavens and the earth and everything between them as a game. We did not create them except with truth but most of them do not know it. (Surat ad-Dukhan: 38-39)

Did you suppose that We created you for amusement and that you would not return to Us? (Surat al-Muminun: 115)

Therefore, each person needs to ponder the purpose of creation, first as it concerns him himself, and then as it pertains to everything he sees in the universe and every event he experiences throughout his life. Someone who does not think, will understand the facts only after he dies, when he gives account before Allah, but then it will be too late. Allah says in the Qur’an that on the day of account, everybody will think and see the truth:

That day Hell is produced, that day man will remember; but how will the remembrance help him?
He will say, “Oh! If only I had prepared in advance for this life of mine!” (Surat al-Fajr: 23-24)

While Allah has given us a chance in the life of this world to reflect and derive conclusions from our reflections, to see the truth will bring us great gain in our life in the hereafter. For this reason, Allah has summoned all people, through His prophets and books, to reflect on their creation and on the creation of the universe:

Have they not reflected within themselves? Allah did not create the heavens and the earth and everything between them except with truth and for a fixed term. Yet many people reject the meeting with their Lord. (Surat ar-Rum: 8)

Source: http://www.harunyahya.com/deepthinking.php

Posted by Odisseus\' Mom in 18:26:21 | Permalink | No Comments »